Jambi — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Jambi kembali mengukir prestasi di bidang karya ilmiah dan penelitian. Clara Aprilia Lumban Tobing, mahasiswi Program Studi Agribisnis Universitas Jambi angkatan 2023 sekaligus anggota GenBI Jambi 2026, berhasil menembus jajaran 10 besar kategori mahasiswa pada ajang Jambi SPARK 2026 (Smart Paper and Research Competition). Kompetisi riset ini berlangsung dari 1 Juli hingga 21 Agustus 2026 sebagai bagian dari agenda tahunan Road to GENTALA Arasi 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Jambi.
Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan, kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 100 tim dari berbagai perguruan tinggi. Di tengah ketatnya persaingan, tim yang diusung oleh Clara berhasil melewati berbagai tahapan seleksi dan penilaian hingga dinyatakan lolos sebagai salah satu dari 10 karya ilmiah terbaik.
Bagi Clara, capaian ini memberikan rasa bangga tersendiri sekaligus motivasi untuk melangkah ke tahap berikutnya.
“Saya berhasil menjadi 10 besar kategori mahasiswa dalam Jambi SPARK 2026. Bagi saya, ini pencapaian yang berarti karena karya yang saya ajukan bisa melewati rangkaian proses seleksi dan penilaian hingga terpilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujar Clara.

Momen pengumuman kelolosan memberikan impresi emosional tersendiri bagi Clara. Ia mengaku bangga karena kerja keras dan dedikasi tim selama ini mampu membuahkan hasil yang memuaskan di tengah ribuan ide inovatif yang digagas peserta lain.
“Rasanya senang, terharu, sekaligus tidak menyangka waktu tahu nama tim saya ada di 10 besar. Di antara banyaknya peserta dan karya-karya bagus, terpilihnya tim kami jadi bukti kalau proses, waktu, dan usaha yang kami curahkan selama ini tidak sia-sia. Itu juga yang bikin saya makin termotivasi untuk memberikan yang terbaik di tahap selanjutnya,” ungkapnya.
Proses penyusunan karya ilmiah dalam kurun waktu yang padat tentu menyajikan tantangan tersendiri. Clara mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi timnya adalah bagaimana menyempurnakan gagasan dan analisis tanpa mengabaikan ketajaman argumen di dalam naskah.
“Tantangan terbesar itu menyempurnakan karya dalam keterbatasan waktu, sekaligus memastikan setiap bagian punya dasar dan tujuan yang jelas. Cara kami mengatasinya dengan membagi pekerjaan secara terstruktur bersama tim, terbuka terhadap kritik dan revisi, serta terus mengevaluasi karya sampai mendapat hasil yang paling optimal,” jelas Clara.

Ketika ditanya mengenai keunggulan karya yang dibawakan, Clara menekankan pentingnya originalitas gagasan serta kesesuaian solusi dengan fakta di lapangan. Hal inilah yang menjadi faktor kunci keunggulan karya ilmiah timnya.
“Keunggulan karya kami ada pada keunikan gagasan yang ditawarkan, relevansi masalah yang diangkat, dan kesungguhan mengembangkan karya berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Kami tidak cuma mau menyampaikan ide, tetapi menunjukkan bahwa gagasan itu punya potensi memberi manfaat dan bisa dikembangkan lebih jauh,” tambahnya.
Pengalaman berharga selama dua bulan berkompetisi ini kian memantapkan kepercayaan diri Clara untuk melaju ke tahap Road to GENTALA Arasi 2026. Melalui pencapaian ini, ia berharap dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa lainnya, khususnya dari Program Studi Agribisnis, untuk berani mempublikasikan gagasan kritis dan inovatif melalui berbagai kompetisi ilmiah tingkat regional maupun nasional.
Sebagai bagian dari GenBI Provinsi Jambi, keberhasilan Clara Aprilia menjadi bukti nyata kontribusi aktif penerima beasiswa Bank Indonesia dalam melahirkan inovasi riset yang relevan bagi pembangunan dan perekonomian daerah.
Pewarta: Yulia Syahira
Editor: Muhammad Irvansyah

Komentar
Diskusi pembaca